Teruntuk ibu disana

Bu, perkenalkan aku gadis yang sedang jatuh cinta dengan anakmu.
Anakmu yang tumbuh dewasa dan dikaruniai ketampanan.
Sejak lama aku menginginkan anakmu untuk menjadi imam ku kelak.
Aku memang tak pernah bertemu dengamu, bersapa hangat dan bahkan menyentuk tangan yang penuh perjuangan. Jika engkau berkenan padaku, berilah pesan padaku agar menjadi istri yang mampu mengabdi untuk anakmu. Agar aku mampu menjadi istri yang hebat sepertimu.

Ibu, terimakasih telah membesarkan seorang anak laki laki dengan penuh rasa kasih sayang. Tak ku lihat putus asa diwajahnya, yang kutemui senyum bahagia atas perjuangannya.

Ibu, jika engau meridhoi izinkan aku menjadi bidadari baginya. Menghapus lelahnya, teman berbagi, dan menjadi makmum terbaik sepanjang hidupnya.

Ibu, aku memang tidak terlahir sempurna. Bahkan, aku tidaklah sama denganmu. Aku tak sehabat dan sekuatmu tapi aku belajar menjadi istri sholeha yang tak pernah mengeluh. Kelak aku akan menjadi istri yang membanggakan sama halnya dengamu.

Ibu, ku mohon doakan yang terbaik bagi kami. Tiada putus doaku untukmu, terimakasih telah melahirkan pria yang luar biasa. Semoga kita berjumpa kelak.
Terimakasih ibu.

10 Januari 2016
SAS

Iklan

Penulis: ceritakecilblog

perempuan sederhana dengan mimpi setinggi angkasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s