Ku pasrahkan

Wahai sang pemilik cinta
Zat yang mampu membolak balikan hatiku

Seluru daya dan upayaku telah Engkau saksikan, tlah lakukan segala usaha dan doaku.
Sekarang, saatnya kupasrahkan padaMu. Engkau pemilik hati ku. Penyusun setiap cerita kehidupanku, meski hati ingin disegerakan namun raga tak menunjukkan kesiapan. Sesungguhnya Engkau yang Maha mengetahui. Ku selipkan namanya dalam selimut syukurku, dan kujadikan namanya menetap dalam langit doaku. Semoga Engkau meridhoi kami. Aamiin.

aku tahu ini bagian dari rencanaMu

setiap orang ditempatkan pada posisi yang sudah ditentukan oleh tuhan, entah baik baginya atau terasa buruk yang pasti tuhan memiliki renca disana.

kadang tuhan menitipkan kamu di posisi yang harus kau berjuang keras saat kamu melihat orang lain, mereka diposisi yang bergitu nikmat tapi percayakah kamu bahwa disana ada hadia tuhan yang paling indah.

ketika perjuangan bersambut kesabaran maka ikhlas adalah landasannya dan keberkahan akan kamu rasakan diseumur hidupmu.

aku tidak pernah menyerah kau titipkan pada posisi ya Rabb, aku tak pernah mengeluh ada dibagian cerita yang aku harus bersabar dengan segala perjuangan.

aku tidaklah menyesal ya Rabb, ketika kau harus membawa hatiku pergi. karena aku percaya ya Rabb kau memberikan apa yang aku butuhkan bukan yang aku inginkan.

aku sudah berusaha sekuat tenagaku, memintanya tiada henti jika memang engkau tidak menakdirkan maka aku ikhlas ya Rabb. aku percaya engkau akan mengganti dengan yang terbaik.

hari ini, detik ini..

ku pasrahkan semua padaMu, ku letakan seluru perjuangan ini karena begitu lelah aku merasakannya. begitu aku merendah dihadapannya hingga tiada pantas aku ditinggikan baginya. sesungguhnya engkau yang maha tahu apa yang ada di lubuk hatiku. sungguh engkau yang maha mengerti isi hati ku. berilah yang terbaik dari yang baik.

semua masih sama

kau tahu, hari demi hari yakinku masih sama untuk bisa menjalani hidup denganmu.

kamu masih sama dihati aku, sejak awal kita ketemu dan bahkan sampai hari ini rasaku tidak berkurang. tibamu tepar. semoga kamu tidak pernah terlambat.semoga

percakapan kita adalah dongeng malam yang aku  baca mengantarkan aku ke alam mimpi. namamu, masih selalu ada dalam langit doaku. namamu masih menjadi permintaanku padaNya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sedih aja rasanya

entahlah apa ini rasanya, begitu menyesakan dada ketika kamu berharapan sesuatu dan membutuhkan sesuatu tak kunjung datang, meminta tak kunjung ada. semua terasa sesak didada.

entah pada siapa kamu mengadu, entah kemana keluh dan kesah ini terdengar. sujud, mungkin itu yang mampu aku lakukan.

bisakah kamu mengecilkan egomu, ku pikir semua akan terasa baik-baik saja ternyata aku salah. semua begitu tidak seindah bayanganku.

aku ingin marah, entah pada siapa.

aku ingin menjerit menahan pilu yang tak mampu aku tanggung sendiri tapi siapa yang paham sakitku.

aku bukan kalah, bukan pula mnyerah. aku hanya lelah pada keadaan yang tidaklah pernah berpihak padaku. haruskan aku menanggung dan menahannya sendiri. sampai kapan?

hope = hopeless

kadang aku merasa tidak adil pada dunia.

kala aku berjuang kuat hasilnya tidak sebanyak perjuanganku.

ketika aku berusaha menjadi yang terbaik tetapi terkadang tuhan memberiku apa adanya.

apalagi yang ku harap, selain bersyukur.

kadang aku ingin merasakan indahnya diperjuangkan dan nikmatnya perhatian. tetapi mungkin bukan sekarang saatnya.

jika kelak kamu memang yang digariskan untukku, aku percaya kamu akan menghormatiku, menghargaiku dan mengerti bahwa akulah wanita yang harus kamu jaga sepenuhnya.

jika hari ini aku membutuhkanmu dengan sangat, tetapi kamu tak juga menampilkan wajahmu untukku maka suatu saat kamu orang pertama yang akan selalu ada untukku.

jika hari ini kamu lebih memilih pergi daripada sejenak melihat aku berbaring tak berdaya, maka suatu saat kamu orang pertama yang akan tahu betapa ketidak berdayaanku perlu dirimu.

aku memang tidak menuntut banyak hal, tapi aku tidak berharap disia-siakan tidak pula kamu abaikan. jika sekarang aku belum sepenuhnya kamu miliki tetapi suatu saat kamu akan tahu ketika aku tidak lagi disampingmu.

terkadang aku iri pada sahabatmu, kapanpun mereka membutuhkanmu, seburuk apapun keadaan diluar sana kamu akan selalu ada untuk mereka. entah aku ini apa bagimu, aku hanya menikmati apapun yang kamu berikan tanpa pernah aku keluhan di hadapamu. semoga kelak kamu akan tahu betapa aku berharga bagimu mungkin ketika aku hilang dari hadapanmu. entah selamanya atau sesaat.

Kita

Aku akan terus dan selalu menulis tentang kita, dari awal kita jumpa sampai perjuangan panjang untuk saling memilikin. Kau tau, mencinta kamu butuh hari yang berulang ulang karena akan selalu ada halaman baru untuk cerita kita.

Aku tak sekuat yang kamu bayangkan, tidak pula selemah yang kau pikirkan. Tapi izinkan aku terus menyimpan namamu di langit doaku. Menjadikanmu nama yang ku minta agar tuhan mengamini.

Teruslah tersenyum untukku, biarkan senyum itu menghiasi hariku.
Genggamlah aku sekuatmu, biarkan genggaman itu menyadarkanku kamu masih ada untukmu.

Jika berjuang sepanjang ini ku akhiri, maka bersamamu akhir yang ku mau.
Kamu selalu menjadi alasanku tersenyum. Kamu alasan terbesar aku berjuang.
Menyudahi denganmu, adalah sakitku. Dan tidak akan pernah aku lakukan.

Berjuanglah terus bersamamu, tersenyumlah terus untukku dan genggam erat tanganku sekuat kau mampu. Maka aku akan selalu bersamamu, biarkan untuk terus menulis dihalaman selanjutnya yang penuh dengan cerita karena mencintaimu penuh cerita syukurku.

Kita

Aku akan terus dan selalu menulis tentang kita, dari awal kita jumpa sampai perjuangan panjang untuk saling memilikin. Kau tau, mcinta kamu butuh hari yang berulang ulang karena akan selalu ada halaman baru untuk cerita kita.

Aku tak sekuat yang kamu bayangkan, tidak pula selemah yang kau pikirkan. Tapi izinkan aku terus menyimpan namamu di langit doaku. Menjadikanmu nama yang ku minta agar tuhan mengamini.

Teruslah tersenyum untukku, biarkan senyum itu menghiasi hariku.
Genggamlah aku sekuatmu, biarkan genggaman itu menyadarkanku kamu masih ada untukmu.

Jika berjuang sepanjang ini ku akhiri, maka bersamamu akhir yang ku mau.
Kamu selalu menjadi alasanku tersenyum. Kamu alasan terbesar aku berjuang.
Menyudahi denganmu, adalah sakitku. Dan tidak akan pernah aku lakukan.

Berjuanglah terus bersamamu, tersenyumlah terus untukku dan genggam erat tanganku sekuat kau mampu. Maka aku akan selalu bersamamu, biarkan untuk terus menulis dihalaman selanjutnya yang penuh dengan cerita karena mencintaimu penuh cerita syukurku.