Hal terpait

Perilah umur kita tidak pernah ada yang tahu, entah aku lebih dulu menghadapNya atau kamu. Terlepas itu, aku mulai mempersiapkan diri menjadi wanita yang tangguh. Jika kelak kenyataan pahit itu datang pada ku, bukan lagi caraku memikirkan bagaimana mencari penggantimu. Ah, terlalu mudah bagiku untuk hal macam itu dan bagaimana mungkin aku mencari penggantimu semasa hidupmu, aku begitu menggilaimu aku bahkan menempatkan separuh hidupku padamu untuk itu bukan cara demikian yang ku pikirkan tapi bagaimana aku hidup dan menjalanlan hidup tanpa tulang rusukku yang menjadi punggung bagi keluarga kecilku.

Iklan

Penulis: ceritakecilblog

perempuan sederhana dengan mimpi setinggi angkasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s